Friday, 4 November 2016

Cara Menginstal Python di Windows 7

Mainan pertama dalam dunia Django adalah menginstalnya dengan benar disistem operasi yang dipakai, bersama dengan Python. Sistem operasi Windows 7 yang terpasang di laptop saya menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan penginstalan ini.
Setelah beberapa kali bongkar pasang Python dan Django, akhirnya keduanya akur dan saling kenal alias bisa jalan juga sesuai keinginan.
Bahan yang dipakai:
Python versi 2.7.6, & Django versi 1.5.5, 
Cara mengolahnya adalah instal Python terlebih dulu, pastikan berjalan dengan baik, setelah itu barulah instal Django. Hal ini karena Django berjalan diatas Python.

Instalasi Python

  • Run saja file unduhan tadi (saya pakai yang python-2.7.6.amd64.msikarena pakai Windows 7 yang 64 bit).
  • Tentukan letak instalasi (default-nya di c:\Python27), tunggu sampai selesai.
  • Setting system path di Windows agar mengenali Python:
    • Buka Windows Explorer, klik kanan pada Computer dikolom kiri, pilih Properties.
    • Klik Advanced system settings, lalu klik Environment Variables…,
    • Pada System variables pilih Path lalu klik Edit…,
    • Tambahkan dibagian akhir path yang ada dengan:  ;c:\Python27;c:\Python27\Scripts
    • Lalu Ok, Ok, Ok, bereslah setting path di Windows.
  • Jalankan command prompt (CMD) pada Windows difolder manapun, run >python, mestinya jalan…, lalu akhiri keluar dengan Ctrl-Z enter.
Mencoba Python apakah sudah berjalan dengan benar:
...
Jika tidak ada pesan apapun seperti pada gambar diatas maka Python sudah terinstal dengan benar.

Instalasi Django

  • Ekstrak file-file Django sesuai struktur folder-nya dengan bantuan Winraratau 7Zip. Misal ke folder c:\django
  • Jalankan command prompt (CMD) Windows, dan kemudian pastikan berada dalam folder django tersebut.
  • Jalankan >python  setup.py  install
  • Python akan menginstall paket Django pada Python. Tunggu hingga selesai.
  • Setelah kembali ke prompt, jalankan >phyton
  • Pada prompt phyton jalankan >>>import django
  • Jika tidak ada pesan apapun maka instalasi Django sudah benar. Keluar dari Python dengan Ctrl-Z.
Mengetahui apakah instalasi Django sudah benar:
...
Setelah perintah >>>import django dijalankan dan tidak ada pesan apapun berarti instalasi sudah benar.
Membuat Project di Django
Untuk memastikan Python dan Django tidak bermasalah dengan setting yang ada dan dapat dijalankan maka dapat kita coba dengan mencoba membuat Project. Caranya adalah sbb:
  • Misalkan kita buat folder kerja dalam folder django, sehingga kita dapatkan c:\django\works>
  • Lakukan command line >django-admin.py  startproject  mysite
  • Maka akan membuat folder baru bernama mysite dan berisi beberapa file dan struktur khusus.
django-admin.py startproject mysite
django-admin.py startproject mysite
Coba aktifkan server:
  • Pastikan command prompt berada dalam folder project yang tadi dibuat, yaitu mysite.
  • Lakukan perintah >manage.py runserver
  • Jika port 8000 (sebagai default) dibolehkan maka selesai, jika terjadi error atau port tersebut sudah dipakai setting lain maka lakukan perintah untuk memakai port lain, misalkan >manage.py runserver 8080
Tampilan gagal dan berhasil pada saat runserver adalah sbb:
runserver
runserver
Coba jalankan pada browser dengan alamat yang dirujukkan: http://127.0.0.1:8080/

Pengenalan Python

Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.
Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.
Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0.
Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya karena kecintaan guido pada acara televisi Monty Python’s Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.

Pengenalan Python
Python merupakan bahasa pemrograman dinamis yang mendukung pemrograman berbasis objek. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi. Seperti halnya bahasa pemrograman dinamis, python seringkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan interpreter yang teintergrasi dalam sistem operasi Python memungkinkan Anda bekerja lebih cepat dan mengintegrasikan sistem Anda lebih efektif. Saat ini skrip python dapat dijalankan pada sistem berbasis :
1. Windows
2. Linux / Unix
3. Mac OS X
4. OS/2
5. Amiga
Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas ( bersifat Open Source ). Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License ( GPL ). Interpreter Python dapat diperoleh di website resminya di http://www.python.org
Modus penulisan kode python dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu
1. Menggunakan mode interaktif
2. Menggunakan Skrip.

Menggunakan Mode Interaktif
Menggunakan mode interaktif berarti kita bekerja menggunakan Prompt interpreter dari python. Penulisan kode python dilakukan per-statemen, contohnya :
Statemen “Hello Python” adalah hasil eksekusi dari perintah “print “Hello Python””. Dengan menggunakan prompt interpreter python, dapat melakukan ujicoba setiap statemen-statemen atau fungsi-fungsi yang ada pada Python.

Menggunakan Skrip
Menggunakan skrip berarti menyusun statemen-statemen menjadi sebuah satu kesatuan file python. Dengan membuat skrip berarti telah dilakukan kompilasi file python dengan bantuan Interpreter dari Python lewat Command Prompt (Windows) atau Terminal (Linux/Unix).Contohnya,
program 1. test1.py
Tulis skrip diatas pada Text Editor Python yang sudah disediakan, kamudian lakukan kompilasi, dengan cara klick F5 pada keyboard, kemudian save file yang ingin di kompile :
output :



Sumber :  Wikipedia

Selamat Datang di Blog Saya Tejo Kusuma